Selasa, 20 September 2016

PREMAN di PERSIMPANGAN

kata siapa preman itu jahat ?
kau tahu ia punya hati tapi kau tak paham bahwa didalam dirinya juga menyimpan banyak kebaikan.

ini tentang ceritaku bersama preman tadi, cerita singkat namun memberikan pelajaran penting bagiku, dan mungkin bagi kalian juga.

pagi tadi, disebuah warung kopi dekat persimpangan sebuah kampus, aku duduk bermejakan satu gelas es teh dan satu bungkus rokok merk sempurna. disebelahku, ramai kicauan preman membicarakan tentang dirinya yang membuatku sesekali tersenyum oleh sebab tersanjung mendengarkannya.
dan duduk sebaris dengan para preman tak membuatku takut untuk bertegur sapa dengan mereka.

"permisi bang, ikut duduk ya ?", kataku.

mereka tak menjawab, namun dari senyumnya aku tahu bahwa mereka mengiyakan.

pada satu batang rokok yang ku bakar, beberapa kisah ku dengarkan dengan sesekali melihat arloji ditanganku.
bagiku, rentetan cerita dari para preman membuatku ingin berlama-lama duduk disebelah dan mendengarkan ceritanya.
tentang kriminal, olahraga, persahabatan, pekerjaan, perempuan, dan bahkan hingga pil koplo yang tertelan oleh sebab mereka yang tak makan seharian.

belum puas mendengarkan cerita mereka, handphone ku bergetar, tanda dari teman sekelasku yang memberi tahu bahwa dosenku telah masuk kelas.
langsung saja aku berjalan ke arah kasir untuk membayar es teh yang ku pesan lalu beranjak pergi menuju kelas.

dalam perjalananku menuju kelas, aku mendapat pelajaran baru dari cerita para preman tadi, yang bahkan preman sekali pun, yang telah 75% orang menilainya sebagai orang jahat atau menakutkan, tapi disatu sisi ia memiliki kebaikan yang tak mampu dipahami oleh orang-orang.
dan aku sempat berfikir, preman ialah sesosok orang baik, jika ia diperlakukan juga dengan baik.

kita terlalu mengecam hanya karena mereka bertato, bertindik, dan berpakaian ala rock n roll jaman dahulu.
bukankah tato itu seni ?
bukankah bertindik itu kemauan mereka sendiri ?
dan cara berpakaian adalah hak daripada diri sendiri ?
jika mereka bertato, bertindik, dan berpakaian ala rock n roll jaman dahulu, bagian dari kalian manakah yang mereka rugikan ?

sudahlah, tak perlu terlalu mengecam bahwa preman itu orang paling jahat atau menakutkan, karena mereka juga punya sisi baik yang tak banyak kalian ketahui.

dan usahlah mencaci tanpa pernah memahami.
sebab, orang lain (preman) adalah cerminan dari diri kita sendiri.
jika saja kita mampu berbuat baik padanya tanpa pernah berharap akan diperlakukan dengan baik juga, seiring berjalannya waktu, meski kebaikan tak datang darinya, tapi kebaikan yang kita lakukan akan tertuai pada kebaikan-kebaikan itu sendiri.

sudah ya, aku mau masuk kelas dulu, aku harus belajar, lain kali akan disambung lagi hehe :)

kemarin, dari Depok.
Senin, 19 september 2016.