Syarwan Hamid
17516256
1PA10
Tugas Ilmu Budaya Dasar 1
Klasifikasi Ilmu.
Menurut
KBBI kata ilmu berasal dari bahasa Arab yaitu ‘alima yang artinya mengetahui.
Secara harfiah definisi ilmu adalah pengetahuan tentang sesuatu bidang yang
disusun secara bersistem menurut metode tertentu yang dapat digunakan untuk
menerangkan gejala tertentu.
1. Natural
Science (Ilmu Alam)
Ilmu
alam adalah ilmu yang berhubungan dengan gejala-gejala alam yang bersifat
fisik, konstan dan bisa diamati secara kasat mata (Mudjia). Secara harfiah ilmu
alam adalah istilah yang digunakan yang merujuk pada rumpun ilmu dimana
obyeknya adalah benda-benda alam dengan hukum-hukum yang pasti dan umum,
berlaku kapan pun dimana pun.
Ilmu
alam mempelajari aspek-aspek fisik & nonmanusia tentang Bumi dan alam
sekitarnya. Ilmu-ilmu alam membentuk landasan bagi ilmu terapan, yang keduanya
dibedakan dari ilmu sosial, humaniora, teologi, dan seni.
Cabang-cabang ilmu alam :
a. Astronomi
b. Biologi
c. Ekologi
d. Fisika
e. Geologi
f.
Geografi
g. Ilmu
bumi
h. Kimia
2. Social Science (Ilmu Sosial)
Sebagaimana diketahui ilmu-ilmu sosial dan
ilmu-ilmu humaniora mengkaji tentang perilaku manusia. Perilakunya dengan
manusia lain baik secara pribadi maupun kolektif dikaji oleh sosiologi,
perilaku kejiwaannya oleh psikologi, perilaku kebahasaannya oleh ilmu bahasa
atau linguistik, perilakunya di masa lampau oleh sejarah, perilakunya mendidik
oleh ilmu pendidikan, perilaku yang terkait dengan budaya atau nilai dan
tradisi oleh antropologi, perilaku transaksinya oleh ilmu ekonomi, perilakunya
dalam mendominasi dan memengaruhi orang lain oleh ilmu politik, perilakunya
dengan tata aturan hidup oleh ilmu hukum dan seterusnya (Mudjia).
Secara harfiah Ilmu sosial adalah
sekelompok disiplin akademis yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan
dengan manusia dan lingkungan sosialnya. Ilmu ini berbeda dengan seni dan
humaniora karena menekankan penggunaan metode ilmiah dalam mempelajari manusia,
termasuk metoda kuantitatif dan kualitatif. Istilah ini juga termasuk
menggambarkan penelitian dengan cakupan yang luas dalam berbagai lapangan
meliputi perilaku dan interaksi manusia pada masa kini dan masa lalu.
Ilmu sosial, dalam mempelajari aspek-aspek
masyarakat secara subjektif, inter-subjektif, dan objektif atau struktural,
sebelumnya dianggap kurang ilmiah bila dibanding dengan ilmu alam. Namun
sekarang, beberapa bagian dari ilmu sosial telah banyak menggunakan metoda
kuantitatif. Demikian pula, pendekatan interdisiplin dan lintas-disiplin dalam
penelitian sosial terhadap perilaku manusia serta faktor sosial dan lingkungan
yang mempengaruhinya telah membuat banyak peneliti ilmu alam tertarik pada
beberapa aspek dalam metodologi ilmu sosial. Penggunaan metoda kuantitatif dan
kualitatif telah makin banyak diintegrasikan dalam studi tentang tindakan
manusia serta implikasi dan konsekuensinya.
Cabang-cabang
ilmu sosial :
a. Antropologi,
yang mempelajari manusia pada umumnya, dan khususnya antropologi budaya, yang
mempelajari segi kebudayaan masyarakat
b. Ekonomi,
yang mempelajari produksi dan pembagian kekayaan dalam masyarakat
c. Geografi,
yang mempelajari lokasi dan variasi keruangan atas fenomena fisik dan manusia
di atas permukaan bumi
d. Hukum,
yang mempelajari sistem aturan yang telah dilembagakan
e. Linguistik,
yang mempelajari aspek kognitif dan sosial dari bahasa
f. Pendidikan,
yang mempelajari masalah yang berkaitan dengan belajar, pembelajaran, serta
pembentukan karakter dan moral
g. Politik,
yang mempelajari pemerintahan sekelompok manusia (termasuk negara)
h. Psikologi,
yang mempelajari tingkah laku dan proses mental
i. Sejarah,
yang mempelajari masa lalu yang berhubungan dengan umat manusia
j. Sosiologi,
yang mempelajari masyarakat dan hubungan antar manusia di dalamnya
3. Humanities
(Ilmu Humaniora)
Ilmu Humaniora adalah salah satu ilmu
pengetahuan yang mempelajari apa yang diciptakan atau diperhatikan manusia
(dipertentangkan dengan ilmu pengetahuan alam) (KBBI,1999).
Ilmu humaniora bertujuan memunculkan sosok
yang humanis yakni orang yang mendambakan dan memperjuangkan terwujudnya
pergaulan yang lebih baik, berdasarkan asas-asas perikemanusiaan, pengabdi
kepentingan sesama umat manusia. Secara lebih khusus, Prof. Dr. IGAK Wardani
(2007) menjelaskan bahwa tujuan ilmu humaniora adalah membebaskan pikiran untuk
mandiri dalam menemukan, memilih, dan memanfaatkan informasi dan membuat
manusia lebih manusiawi, dalam arti lebih berbudaya.
Cabang-cabang
Ilmu Humaniora :
a. Bahasa
b. Sastra
c. Teologi
d. Filsafat
e. Ilmu
Sejarah
f. Kesenian