Rabu, 23 Oktober 2019

Tugas Ilmu Budaya Dasar 3

Syarwan Hamid
17516256
1PA10
Tugas Ilmu Budaya Dasar 3

Upacara Adat


1.      Pesta Ganceng
Pesta Ganceng adalah kegiatan rutin yang sudah menjadi tradisi tiap tahun di Pondok Ranggon yaitu Sedekah Bumi yang lebih dikenal dengan nama Pesta Ganceng. Pesta Ganceng merupakan ungkapan rasa syukur terhadap Tuhan YME dan memohon keselamatan serta keberkahan hidup untuk masa selanjutnya.

Pesta Ganceng dilaksanakan setiap tahun sebagai cara untuk melestarikan tradisi leluhur. Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Adm Jakarta Timur bekerjasama dengan Masyarakat Cipayung menggelar kembali Festival Hajat Bumi Ganceng dengan maksud melestarikan kebudayaan tanpa berseberangan dengan tuntunan agama. Mengajak anak anak muda untuk mengenal kembali kearifan lokal disekitar dengan dibalut nuansa kekinian. Kegiatan diisi dengan tari tari betawi, band band musik, ondel ondel dan bodoran betawi. 

Proses dari acara adat pesta ganceng itu terdiri dari pemotongan 5 ekor kambing, kemudian tiap-tiap dari kepala kambing tersebut disebar ke 5 penjuru daerah pondok ranggon sebagai persembahan dari warga atas tanah mereka yang dijadikan taman pemakaman umum. Kemudian dilanjutkan acara lainnya seperti tahlilan pada malam jumat dan presosi pembacaan doa. Ada juga hiburan-hiburan seperti panggung music, bazzar dan kegiatan lainnya untuk mengisi acara budaya tahunan ini.

Tugas Ilmu Budaya Dasar 2

Syarwan Hamid
17516256
1PA10
Tugas Ilmu Budaya Dasar 2

Dampak Budaya Asing Bagi Kehidupan Manusia.


Menurut Koentjaraningrat, asimilasi adalah proses sosial yang terjadi pada berbagai golongan manusia dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda. Selanjutnya sifat khas dari unsur-unsur kebudayaan masing-masing berubah menjadi kebudayaan campuran.Adapun penetrasi kebudayaan adalah masuknya pengaruh kebudayaan asing yang sedemikian rupa, sehingga menimbulkan perubahan kebudayaan secara besar-besaran dalam waktu yang relatif singkat. Bagaimana dengan Indonesia? Lokasi Indonesia yang terletak di antara dua benua dan dua samudra, memiliki peluang terjadinya proses interaksi sosial dari berbagai bangsa sekaligus membuka proses difusi atau penyebaran kebudayaan melalui jalur perdagangan, baik lokal maupun antarnegara. Melalui perdagangan inilah terjadi kontak kebudayaan antarsuku bangsa, baik suku-suku bangsa yang ada di Indonesia maupun dari mancanegara. Pengaruh kebudayaan asing terhadap kebudayaan lokal secara umum dapat dijumpai dalam bentuk sebagai berikut;
1.      Agama
2.      Pengetahuan
3.      Teknologi
4.      Bahasa

Adapun dampak positif bagi masuknya budaya asing adalah dapat memajukan budaya ke dalam dunia internasional, meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam suatu budaya, serta mampu menciptakan sebuah ekosistem masyarakat yang lebih harmonis. Namun dampak negatif dari masuknya budaya asing ke dalam kehidupan manusia adalah dapat memunculkan masalah baru mengenai kesenjangan sosial dan dapat menghilangnya jati diti serta nilai-nilai budaya kea rah yang negatif.

Tugas Ilmu Budaya Dasar 1

Syarwan Hamid
17516256
1PA10
Tugas Ilmu Budaya Dasar 1


Klasifikasi Ilmu.


Menurut KBBI kata ilmu berasal dari bahasa Arab yaitu ‘alima yang artinya mengetahui. Secara harfiah definisi ilmu adalah pengetahuan tentang sesuatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode tertentu yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala tertentu.

1.      Natural Science (Ilmu Alam)
Ilmu alam adalah ilmu yang berhubungan dengan gejala-gejala alam yang bersifat fisik, konstan dan bisa diamati secara kasat mata (Mudjia). Secara harfiah ilmu alam adalah istilah yang digunakan yang merujuk pada rumpun ilmu dimana obyeknya adalah benda-benda alam dengan hukum-hukum yang pasti dan umum, berlaku kapan pun dimana pun.
Ilmu alam mempelajari aspek-aspek fisik & nonmanusia tentang Bumi dan alam sekitarnya. Ilmu-ilmu alam membentuk landasan bagi ilmu terapan, yang keduanya dibedakan dari ilmu sosial, humaniora, teologi, dan seni.
Cabang-cabang ilmu alam :
a.       Astronomi
b.      Biologi
c.       Ekologi
d.      Fisika
e.       Geologi
f.        Geografi
g.      Ilmu bumi
h.      Kimia



2.       Social Science (Ilmu Sosial)
Sebagaimana diketahui ilmu-ilmu sosial dan ilmu-ilmu humaniora mengkaji tentang perilaku manusia. Perilakunya dengan manusia lain baik secara pribadi maupun kolektif dikaji oleh sosiologi, perilaku kejiwaannya oleh psikologi, perilaku kebahasaannya oleh ilmu bahasa atau linguistik, perilakunya di masa lampau oleh sejarah, perilakunya mendidik oleh ilmu pendidikan, perilaku yang terkait dengan budaya atau nilai dan tradisi oleh antropologi, perilaku transaksinya oleh ilmu ekonomi, perilakunya dalam mendominasi dan memengaruhi orang lain oleh ilmu politik, perilakunya dengan tata aturan hidup oleh ilmu hukum dan seterusnya (Mudjia).
Secara harfiah Ilmu sosial adalah sekelompok disiplin akademis yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya. Ilmu ini berbeda dengan seni dan humaniora karena menekankan penggunaan metode ilmiah dalam mempelajari manusia, termasuk metoda kuantitatif dan kualitatif. Istilah ini juga termasuk menggambarkan penelitian dengan cakupan yang luas dalam berbagai lapangan meliputi perilaku dan interaksi manusia pada masa kini dan masa lalu.
Ilmu sosial, dalam mempelajari aspek-aspek masyarakat secara subjektif, inter-subjektif, dan objektif atau struktural, sebelumnya dianggap kurang ilmiah bila dibanding dengan ilmu alam. Namun sekarang, beberapa bagian dari ilmu sosial telah banyak menggunakan metoda kuantitatif. Demikian pula, pendekatan interdisiplin dan lintas-disiplin dalam penelitian sosial terhadap perilaku manusia serta faktor sosial dan lingkungan yang mempengaruhinya telah membuat banyak peneliti ilmu alam tertarik pada beberapa aspek dalam metodologi ilmu sosial. Penggunaan metoda kuantitatif dan kualitatif telah makin banyak diintegrasikan dalam studi tentang tindakan manusia serta implikasi dan konsekuensinya.


Cabang-cabang ilmu sosial :
a.    Antropologi, yang mempelajari manusia pada umumnya, dan khususnya antropologi budaya, yang mempelajari segi kebudayaan masyarakat
b.    Ekonomi, yang mempelajari produksi dan pembagian kekayaan dalam masyarakat
c.    Geografi, yang mempelajari lokasi dan variasi keruangan atas fenomena fisik dan manusia di atas permukaan bumi
d.    Hukum, yang mempelajari sistem aturan yang telah dilembagakan
e.    Linguistik, yang mempelajari aspek kognitif dan sosial dari bahasa
f.     Pendidikan, yang mempelajari masalah yang berkaitan dengan belajar, pembelajaran, serta pembentukan karakter dan moral
g.    Politik, yang mempelajari pemerintahan sekelompok manusia (termasuk negara)
h.    Psikologi, yang mempelajari tingkah laku dan proses mental
i.      Sejarah, yang mempelajari masa lalu yang berhubungan dengan umat manusia
j.      Sosiologi, yang mempelajari masyarakat dan hubungan antar manusia di dalamnya

3.      Humanities (Ilmu Humaniora)
Ilmu Humaniora adalah salah satu ilmu pengetahuan yang mempelajari apa yang diciptakan atau diperhatikan manusia (dipertentangkan dengan ilmu pengetahuan alam) (KBBI,1999).
Ilmu humaniora bertujuan memunculkan sosok yang humanis yakni orang yang mendambakan dan memperjuangkan terwujudnya pergaulan yang lebih baik, berdasarkan asas-asas perikemanusiaan, pengabdi kepentingan sesama umat manusia. Secara lebih khusus, Prof. Dr. IGAK Wardani (2007) menjelaskan bahwa tujuan ilmu humaniora adalah membebaskan pikiran untuk mandiri dalam menemukan, memilih, dan memanfaatkan informasi dan membuat manusia lebih manusiawi, dalam arti lebih berbudaya.
Cabang-cabang Ilmu Humaniora :
a.    Bahasa
b.    Sastra
c.    Teologi
d.    Filsafat
e.    Ilmu Sejarah
f.     Kesenian