Nama : Syarwan Hamid
Kelas : 1 PA 12
NPM : 17516256
TUGAS
2 ILMU MATEMATIKA DAN ALAMIAH DASAR
Mitos-Mitos!
1. Buaya Putih Rawa Bambon
Di tempat asalku, di sebuah rumah
yang tak jauh dengan rawa letaknya beredar sebuah mitos unik yang kerap kali
membuat ku takut ketika sedang bermain di sekitarnya. Sebuah kepercayaan turun
temurun dari kakek dan nenek ku yang hingga kini masih aku percayai, bahwa ada
seekor buaya putih yang seringkali memakan korban pada orang-orang tertentu
yang berkunjung ke rawa tersebut. Mitosnya, orang-orang yang tenggelam ke dalam
rawa tersebut oleh karena sengaja berenang ataupun tidak sengaja tercebur
kedalamnya kerap kali ketika muncul ke dalam permukaan hampir seluruhnya sudah
tidak bernyawa lagi, dan oleh karena itu penduduk sekitar mempercayai orang-orang
yang meninggal itu dimakan oleh buaya putih rawa bambon. Dan juga, ada beberapa
orang terdahulu di sekitar rumahku yang pernah melihat keberaddaan buaya putih
tersebut serta di setiap akhir tahun berkisar antara bulan September hingga Desember,
orang yang sering di sebut-sebut sebagai juru kunci rawa bambon rutin
mengadakan sedekah bumi yang aku pun tak tahu apa tujuannya.
2. Hantu Kepala Sukun
Cerita hantu kepala sukun ini masih
juga di lingkungan rumahku. Cerita yang terjadi pada tahun 2007-2011 ini
seringkali membuat anak muda teman seusiaku berpikir dua kali jika ingin pulang
malam. Pasalnya, di depan jalan pintu masuk menuju ke arah rumahku atau
daerahku dari pinggir jalan terdapat sebuah pohon sukun yang entah berapa lama
usianya itu kerap menggangu ketika malam tiba. Pohon yang berdiameter hampir 1
meter tersebut sering membuat kejanggalan dengan kejadian-kejadian diluar
nalar. Seperti contoh, ketika aku dan kelima temanku sedang berjalan di dekat
area tersebut kemudian ada sebuah bisikan yang entah darimana asalnya bisikan
itu sebab aku dan kelima temanku sudah mencari asal muasal suara tersebut tapi
tak tahu darimana suara itu berada. Atau contoh lainya, pada sebuah malam entah
hari apa aku lupa, ada seorang tukang ojek yang lari ketakutan ke arah
teman-temanku yang sedang asyik bermain gitar sambil tertawa bersama. Deru nafas
tukang ojek tersebut seperti habis di kejar-kejar gerombolan geng motor yang sedang tenar pada waktu itu. Dan ketika
ku tanya ia kenapa, tukang ojek tersebut menjelaskan bawa ketika ia melewati
pohon sukun besar itu ia menemukan buah sukun yang jatuh ketika ia sedang
lewat. Dengan sengaja, ia langsung mengerem sepeda motornya untuk berhenti lalu
kemudian memungutnya untuk di bawa pulang. Dan seketika ia mengambil buah sukun
itu langsung saja ia kaget karena yang ia temukan tersebut bukanlah buah sukun
melainkan sebuah kepala rusak yang bentuknya kian parah dengan mata melotot dan
darah dimana-mana. Pohon itu pun kian terkenal angkernya hingga semua orang di
lingkunganku takut dan karena tidak mau terus-terusan di terror dengan keadaan
menyeramkan dari pohon sukun tersebut, akhirnya semua wargaku berinisiatif
untuk menebang pohon tersebut dengan bantuan paranormal.
3. Mengahalangi Pintu
Mitos yang terkenal
selanjutnya adalah bahwa ketika kita duduk atau berdiri, janganlah
sekali-sekali berdiri atau duduk di depan pintu persis. Sebab katanya, kita tak
boleh menghalang-halangi orang yang ingin masuk, baik yang kelihatan maupun
yang tidak kelihatan. Dan juga, kata orang-orang terdahulu, kita tidak boleh
menghalangi pintu sebagai ungkapan bahwa kita tidak boleh menghalangi rezeki
yang akan masuk kerumah.
4. Potong Kuku Malam Hari
Ini adalah mitos yang berkembang di
ligkungan keluargaku sendiri. Bahwa siapapun salah satu dari kami tidak boleh
ada yang memotong kukunya pada malam hari. Tapi ketika aku mempertanyakan, tak
ada penjelasan yang membuatku mengerti. Tapi, karena aku ingin menghargai
ucapan dari mereka dan ingin menghormatinya, akupun mengikuti saja. Tapi menurut
diriku sendiri, mengapa aku tidak boleh memotong kuku ketka malam hari adalah
karena waktu dulu pada malam hari itu masih gelap, penerangan seadanya dan
belum ada listrik hanya lampu petromax saja. Maka dari itu, mereka tak memotong
kukunya pada malam hari karena tida kelihatan dan takut nanti salah potong
hingga terluka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar