Nama : Syarwan
Hamid
NPM : 17516256
Kelas : 4PA02
Dosen : Puji
Zulaikasari
Tugas 5; Ulasan Lengkap Mengenai Computer Based
Information System (CBIS)
A.
Computer
Based Information System (CBIS)
Sistem Informasi Berbasis
Komputer atau Computer Based Information System (CBIS), merupakan
suatu sistem pengolahan data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan
dapat digunakan sebagai alat bantu yang mendukung untuk pengambilan keputusan,
koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis. CBIS (Computer Based
Information System) juga merupakan sistem informasi yang telah menggunakan
teknologi komputer terutama pada elemen hardware dan softwarenya.
Awal tahun 1980-an dan
awal tahun 1990-an, perusahaan raksasa multinasional banyak menyelesaikan
pembangunan sistem informasi global mereka (GIS/ Global Information System),
tetapi masih terdapat beberapa hal lain yang masih harus diselesaikan dalam
rangka menyempurnakan sistem pengelolaan informasi berbasis komputer yang
mendunia ini. Pada tahun 2000-an, kurang lebih 2070 perusahaan multinasional
akan didorong untuk memperbaiki aplikasi sistem informasi dan bentukan
arsitektur sistem ini.
Sistem yang mulanya
dirancang untuk mendukung operasi yang tersentralisasi ataupun tidak
tersentralisasi akan ditingkatkan untuk memampukan perusahaan induk dan
cabangnya beroperasi sebagai sebuah koordinat suatu sistem yang terintegrasi.
Adapun hal yan perlu ditingkatkan dan diintegrasikan secara utuh dalam
pematangan sistem informasi dunia adalah peranan sistem informasi berbasis
komputer (Computer Based Information System/ CBIS).
Beberapa istilah yang
terkait dengan CBIS antara lain adalah data, informasi, sistem, sistem
informasi dan basis komputer. Berikut penjelasan masing-masing istilah
tersebut.
- DataBanyak terdapat pengertian data yang dirangkum dari berbagai sumber. Bagian ini akan mengutip tiga pengertian data dari sudut pandang yang berbeda-beda.
- Menurut
berbagai kamus bahasa Inggris-Indonesia, data diterjemahkan sebagai
istilah yang berasal dari kata “datum” yang berarti fakta atau bahan-bahan
keterangan.
- Dari
sudut pandang bisnis, terdapat pengertian data bisnis sebagai berikut :
“Business data is an organization’s description of things (resources) and
events (transactions) that it faces”. Jadi data, dalam hal ini disebut
sebagai data bisnis, merupakan deskripsi organisasi tentang sesuatu
(resources) dan kejadian (transactions) yang terjadi.
Jadi pada intinya, data
merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan merupakan kesatuan
nyata yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dasar suatu informasi.
- InformasiBerikut juga akan disampaikan pengertian informasi dari berbagai sumber.
- Menurut
Barry E. C dalam buku Accounting Information System and Business
Organization, dikatakan bahwa informasi merupakan sesuatu yang
menunjukkan hasil pengolahan data yang diorganisasi dan berguna kepada
orang yang menerimanya.
- Menurut
Stephen A. M dan Mark G. Simkin dalam bukunya Accounting Information
Systems : Concepts and Practise mengatakan informasi sebagai kenyataan
atau bentuk-bentuk yang berguna yang dapat digunakan untuk pengambilan
keputusan bisnis.
Dari keempat pengertian
seperti tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa informasi merupakan hasil dari
pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya yang
menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat digunakan sebagai alat
bantu untuk pengambilan suatu keputusan.
- SistemSistem merupakan entitas, baik abstrak maupun nyata, dimana terdiri dari beberapa komponen yang saling terkait satu sama lain. Objek yang tidak memiliki kaitan dengan unsur-unsur dari sebuah sistem bukanlah komponen dari sistem tersebut.
- Sistem InformasiSistem Informasi merupakan sistem pembangkit informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya,sistem informasi akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya.
- Berbasis KomputerSistem Informasi “berbasis komputer” mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.
Istilah (CBIS),
yang kita gunakan untuk mengambarkan lima subsistem yang menggunakan
komputer.
- SIA
(Sistem Informasi Akuntansi),
- SIM
(Sistem Informasi Manajemen),
- DSS
(Sistem Pengambilan Keputusan),
- OA
(Otomatisasi Kantor), dan
- ES
(Sistem Pakar).
B. Kontribusi
CBIS
Saat ini sistem informasi
merupakan isu yang paling penting dalam pengendalian manajemen. Hal ini
disebabkan karena tujuan dari pengendalian manajemen adalah untuk membantu
manajemen dalam mengkoordinasi subunit-sub unit dari organisasi dan
mengarahkan bagian-bagian tersebut untuk mencapai tujuan perusahaan. Dua
hal yang menjadi perhatian dari definisi diatas adalah mengkoordinasi dan
mengarahkan. Tentu saja dalam dua proses tersebut diperlukan satu sistem
agar proses koordinasi dan pengarahan dapat berjalan secara efektif
sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Manfaat utama dari perkembangan
sistem informasi bagi sistem pengendalian manajemen adalah :
– penghematan waktu (time saving)
– penghematan biaya (cost saving)
– peningkatan efektivitas (effectiveness)
– pengembangan teknologi (technology development)
– pengembangan personel akuntansi (accounting staff development).
Dengan berbagai manfaat dan kontribusi yang diberikan tersebut, diharapkan
setiap perusahaan dapat bertahan dalam arena kompetisi yang semakin ketat.
CBIS berevolusi mulai
dari fokus awal pada data (bagaimana mendapatkan data), kemudian fokus baru
pada informasi (bagaimana mengolah data), fokus kini pada komunikasi
(otomatisasi perkantoran), dan fokus potensial pada konsultasi (sistem pakar).
Berikut adalah penjelasan evolusi CBIS lebih lanjut.
- Fokus
awal pada Data (electronic data processing – EDP)
Didukung dengan munculnya punched card dan keydriven
book keeping machines, dan perusahaan umumnya mengabaikan kebutuhan
informasi para manajernya. Aplikasi yang digunakan sistem informasi akuntasi
(SIA). Aplikasi akutansi berbasis komputer ini disebut juga dengan pengolahan
data elektronik (EDP). Sistem informasi akuntansi melaksanakan akuntansi
perusahaan dengan aplikasi yang ditandai pengolahan data yang tinggi.
Pengolahan data : manipulasi atau transformasi
simbol-simbol seperti angka dan abjad untuk tujuan meningkatkan kegunaannya.
Tujuan Pengolahan Data : mengumpulkan data yang
menjelaskan kegiatan perusahaan, mengubah data tersebut menjadi informasi serta
menyediakan informasi bagi pemakai dalam maupun di luar perusahaan.
4 tugas dasar SIA yaitu :
- pengumpulan
data,
- manipulasi
data pengklasifikasian, penyortiran, perhitungan, pengikhtisaran,
penyimpan dokumen,
- penyimpanan
data dan
- penyiapan
data.
5 karakteristik pengolahan data yang membedakan SIA
dengan subsistem CBIS yang lain :
- melaksanakan
tugas yang diperlukan
- berpegang
pada prosedur yang relatif standar
- menangani
data yang rinci
- terutama
berfokus historis
- menyediakan
informasi pemecahan masalah yang minimal
contoh SIA : Sistem terdistribusi yang digunakan
perusahaan distribusi yaitu perusahaan yang mendistribusikan produk dan jasanya
ke pelnggan. Misal : perusahaan yang berorientasi produk (manufaktur, pedagang
besar, dll)
- Fokus
baru pada Informasi (management information sistem – MIS)
Seiring dengan diperkenalkannya generasi baru alat
penghitung yang memungkinkan pemrosesannya lebih banyak. Hal tersebut
dioerientasikan untuk kosep penggunaan komputer sebagai sistem informasi
manajemen (SIM), yang berarti bahwa aplikasi komputer harus diterapkan dengan
tujuan utama untuk menghasilkan informasi manajemen. Dan menurut Gordon B.
Davis, SIM merupakan integrasi manusia dan mesin guna menyediakan informasi
untuk mendukung fungsi operasional manajemen &pengambilan keputusan pada
suatu organisasi.
Elemen-elemen SIM :
- Hardware
- Software
- Prosedur
- Database
- Model
- Fokus
sekarang pada Komunikasi (office automation – AO)
OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan
produktivitas di antara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan
alat-alat elektronik. OA telah berkembang meliputiberagam aplikasi seperti
konferensi jarak jauh (teleconference), voice mail, e-mail (surat elektronik),
electronic calendaring, facsimile transmission, dan desktop publishing. Istilah
lainnya dalam menggunakan semua aplikasi AO tersebut dinamakan dengan kantor
virtual (virtual office).
- Fokus
potensial pada Konsultasi (artificial intelligence/expert sistem–
AI/ES)
Ide dasar AI adalah komputer dapat deprogram untuk
melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia. Sistem pakar
adalah suatu sistem yang berfungsi sebagaiseorang spesialis dalam suatu bidang.
Sistem yang menggambarkan segala macam sistem yang menerapkan kecerdasan buatan
untuk pemecahan masalah dinamakan dengan sistem berbasis pengetahuan (knowledge-bases
sistems) .
Komponen Sistem Pakar:
- User
Interface: memungkinkan pemakai untuk
berinteraksi dengan sistem pakar
- Knowledge
Base: menyimpan pengetahuan yang digunakan untuk
memecahkan masalah tertentu.
- Interface
Engine: memberikan kemampuan penalaran yang
menginterpretasikan isi dari knowledge base.
- Development
Engine: digunakan oleh ahli dan analisis
system untuk menciptakan sistem pakar.
C. LINGKUP
DATA CBIS
- Hirarki
Data
Data harus disusun secara teratur agar pengolahannya
dapat dilakukan dengan baikdan efisien. Pengorganisasian data dapat dibagi
dalam enam tingkatan :
- BIT
Suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam
nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang dapat
digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang merupakan
sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on
dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.
- BYTE
Byte adalah
bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori. Merupakan
sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi
delapan bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu buah karakter
dalam memori. Jadi byte adalah kumpulan bit yang membentuk
satu karakter (huruf, angka, atau tanda).
- DATABASE
Semua database umumnya berisi
elemen-elemen data yang disusun ke dalam file-file yang diorganisasikan
berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer
dan dengan software untuk melakukan manipulasi data untuk kegunaan tertentu.
Jadi, suatu database adalah menunjukkan suatu kumpulan tabel yang dipakai dalam
suatu lingkup perusahaan atau instansi untuk tujuan tertentu.
- FIELD
Field atau kolom
adalah unit terkecil yang disebut data. Field merupakan
sekumpulan byte yang mempunyai makna.
- FILE
File atau tabel
adalah kumpulan record yang sejenis dan secara logic berhubungan.
Pembuatan dan pemeliharaan file adalah faktor yang sangat penting dalam sistem
informasi manajemen yang memakai komputer. Jadi tabel ibarat kumpulan baris/record yang
membentuk satu tabel yang berarti.
- RECORD
Record atau baris
adalah kumpulan item yang secara logic saling berhubungan.
Setiap record dapat dikenali oleh sesuatu yang mengenalinya,
yaitu field kunci. Jadi record ibarat
kumpulan kata yang membentuk satu kalimat yang berarti.
- Penyimpanan
Data
- SASD
(Sequential access storage device).
Prosesnya lambat karena untuk mencari data tertentu
harus selalu dimulai dari awal. sudah jarang dipakai dan umumnya hanya untuk
backup data. Contohnya : Magnetic Tape Sudah jarang dipakai,
umumya hanya untuk backup, karena murah dan kapasitasnya yang besar.
- DASD
(Direct access storage device).
Dalam pengambilan data tertentu tidak perlu dicari
dari awal, tetapi bisa langsung ke data yang dituju. Oleh karena itu, prosesnya
lebih cepat dibanding SASD. Misalnya data dapat di transfer dari satu program
ke program lain melalui piringan (disk).
- Pemrosesan
Data ada tiga jenis yaitu : BATCH, ONLINE, dan REAL
TIME.
- Batch
yaitu sekelompok dokumen kejadian atau record yang
menunggu pencatatan, pembaruan atau pemrosesan lainnya, tujuan dari sistem ini
adalah untuk memperbarui tiga file master, persediaan, piutang, dan
analisis penjualan.
- Online
Dikembangkan untuk mengatasi masalah file yang
ketinggalan jaman, yaitu alat yang aktif dan terhubung dengan komputer.
Biasanya monitor, keyboard dan hard disk dipasang
online ketika komputer menyala.
- Real
time
Realtime sering berhubungan dengan sistem komputer.
Sistem ini mengharuskan komputer merespons dengan cepat pada status sistem
fisik, sistem dimana kejadian dicatat segera setelah terjadi, dan field
ringkasan di tabel induk terkait segera diperbaharui.
Daftar Pustaka.
Yuli, D.C. (2012). Pengertian computer based information system (CBIS). Jakarta: Salemba Empat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar