Minggu, 11 September 2016

HAI

Detak yang begitu gemetar ketika aku berada didepan mu.
Tatapan yang belum pernah aku temukan pada diri siapapun.
Kau…
Menjadi satu-satunya sosok yang mampu berkontribusi besar pada semua khayalanku.

Dan kau tahu, nona ?
Sebegitu menariknya kau hingga tak sanggup kutemukan alasan untuk sekedar mengatakan ‘hai’ padamu.
Sebegitu sempurnanya kau hingga pada setiap pertemuan yang aku dapat hanyalah tatapan kosong mengenai parasmu.

Kau begitu cantik.
Begitu menawan.
Begitu memikat perhatianku lewat pesona yang kau hadirkan pada setiap auramu.

Kau begitu sempurna sayang, bahkan dari kesempurnaan itu sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar